Di STIE Wira Bhakti Makassar, Anak Panti Asuhan Kuliah Gratis

DAYA SAING suatu bangsa salah satu yang menentukan adalah kualitas sumber daya manusia. Mendapatkan sosok sumber daya manusia berkualitas lewat proses pembelajaran jenjang pendidikan formal dan non formal.

Menjawab tantangan menghadirkan sumber daya berkualitas, maka merintis dan membangun jenjang pendidikan tinggi berkualitas.

Serta menjangkua seluruh lapisan masyarakat menjadi cita-cita dan impian bagi Ketua Yayasan Bhakti Bumi Persada, Drs H Andi Mustaman, MM, mengelolah kampus STIE Wira Bhakti Makassar.

Ketua Yayasan Bhakti Bumi Persada, Drs H Andi Mustaman, MM

Kepada wartalldikti9.co menemui di ruang kerjanya, dia menegaskan mengelolah dan merintis kampus adalah memenuhi panggilan nurani guna mencerdaskan anak-anak bangsa yang menjadi pemilik masa depan negeri ini.

Kenyataan sosial tersasaji di plupuk mata, masih terlalu banyak anak-anak bangsa yang tidak mampu melanjutkan jenjang pendidikan tinggi setelah menyelesaikan studi di SLTA.

Di saat awal merintis kampus ini, dialokasikan bea siswa dari kalangan panti asuhan yang ada di Makassar, Bone dan sekitarnya. Memberi kesempatan anak panti asuhan kuliah dengan gratis menjadi cita-cita dan panggilan nurani, tegas sarjana ilmu politik Fisip Unhas.

Beberapa anak panti asuhan itu yang telah menyelesaikan studi dan kembali di tengah masyarakat mengabdi dan menjalani kehidupan bersama dengan lingkungan masyarakat dan tempat kerjannya.

Pendidikan atau pengembangan kualitas sumberdaya manusia merupakan pintu untuk semua sektor. Permasalahan ekonomi, sosial, kesehatan dan lainnya dapat diselesaikan jika pendidikannya baik .

Pemerintah daerah harus mampu melaksanakan amanat Undang-Undang dengan menjamin pelayanan pendidikan berkualitas gratis selama 12 tahun bagi siswa-siswi tidak mampu. Tidak boleh lagi ada kabar bahwa siswa putus sekolah hanya karena persoalan biaya.

Perlu ada kebijakan peningkatan akses pendidikan khususnya masyarakat di pulau-pulau kecil, terpenci ldan terluar dari nusantara ini, tegas magister manajemen PPs-UMI Makassar ini.

Selain itu pemerintah juga perlu meningkatkan bantuan atau beasiswa bagi siswa maupun mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Pendidikan atau pengembangan kualitas sumberdaya manusia merupakan pintu untuk semua sektor. Permasalahan ekonomi, sosial, kesehatan dan lainnya dapat diselesaikan jika pendidikannya baik .

Membuka S2
Guna lebih meningkatkan kualitas sumber daya manusia, maka pihak yayasan segera membuka program magister manajemen.

Sarana dan prasarana sudah memadai dan lengkap ditambah sumber daya dosen bergelar doktor sudah mencapai tujuh orang dan beberapa orang akan segera merampungkan studi doktoral.

Para dosen yang sudah bergelar doktor itu adalah, Dr. Affandy Agusman Aris, SE., S.T., MM, Dr. IR. Andi Muhammad Adil Patu, S.Pd., M.Pd, Dr. Iskandar, S.Pd., MM, Dr. Megawati, S.Pd., M.Pd, Dr. Nuraini Rasyid, S.T., MM dan Dr. Yassir, SE., MM.

“Saat ini ada sekitar 10 tenaga pengajar kami yang sementara melanjutkan studi di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta,” ujarnya.

Sesuai rencana prodi S2 akan dibuka yakni; Manajemen Sumber Daya Manusia dan Keuangan serta Manajemen Pemasaran.

“Selama ini peminat mahasiswa baru setiap tahun terus bertambah. Hal hal ini yang mendasari pihaknya kembali akan membuka program pascasarjana,”ungkap mantan anggota DPRD Sulsel ini.

STIE Wira Bhakti tercatat berada pada urutan ke-17 kampus swasta terbaik di Kopertis wilayah Sulawesi. Semoga bisa meningkat dengan bertambahnya dosen bergelar doktor.

Kampus Lantai 9
Menambah daya tampung serta daya saing kampus, maka pihak yayasan bersiap membangun kampus II Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Wira Bhakti Makassar di Jl. AP Pettarani.

Pembangunan kampus berlantai 9 tersebut recana dimulai peletakan batu pertama pada awal Juli 2018. Kampus II dibangun diatas lahan seluas 700 meter.

Bangunan ini nantinya bisa menampuang 1500 mahasiswa. Sehingga, setiap tahun, jumlah mahasiswa baru yang diterima akan lebih banyak.

“Saat ini kampus yang ada saat ini hanya menerima 400 hingga 500 mahasiswa setiap tahun. Jika kampus II STIE Wira Bhakti sudah terbangun, kuota penerimaan mahasiswa baru tentu akan bertambah,” ujarnya.

Kampus baru ini akan digunakan pada semester ganji tajun 2018-2019. Mudah-mudahan pembangunan kampus II berjalan lancar tanpa hambatan dan bisa digunakan tahun 2018-2019 ini.

Ketersediaan sarana dan prasaran ditujukan agar proses belajar mengajar bisa berjalan secara maksimal, sehingga mahasiswa dan alumni memiliki kualitas dan kualifikasi yang semakin baik lagi. (yahya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *