Universitas Muhammadiyah Gorontalo,  Satu Daswarsa Mencerdaskan Anak Bangsa

Dr. dr. H. Muhammad Isman Jusuf, Sp.S

WAKTU tak terasa terus berjalan. Usia kampus telah memasuki satu dasawarsa. Universitas ini mulai resmi beroperaasi 11 Juni 2008. Satu dasawarsa telah dijalani mencerdaskan anak-anak bangsa.

Kampus ini terus mengalami pertumbuhan dan perkembangan sudah melewati 2 etape dan bersiap masuk pada 2 etape berikutnya. Etape I periode 2008-2010 adalah era perintisan atau fase tumbuh dengan skala lokal.

Etape II periode 2010-2015 adalah era penguatan atau fase kembang dengan skala regional. Saat ini UM Go telah berada pada etape III periode 2015-2020 era pengokohan atau fase mandiri dengan skala nasional.

Rektor Universitas muhammadiyah Gorontalo, Dr. dr. H. Muhammad Isman Jusuf, Sp.S kepada wartalldikti9.com, Jumat (24/8/2018) mengatakan bahwa sejak awal perkembangannya kampus memiliki 5 fakultas yaitu 1) Fakultas Ilmu Kesehatan dengan 2 prodi yaitu S1 Keperawatan dan D4 Bidan pendidik. 2) Fakultas Ekonomi dan ilmu sosial dengan 2 prodi yaitu S1 Administrasi Negara dan S1 Ekonomi Pembangunan.

Ketiga Fakultas Ilmu Budaya dengan 2 prodi yaitu S1 Sastra Arab dan S1 Sastra Inggris. Empat, Fakultas IPA dengan 2 prodi yaitu S1 Sistem Informasi dan S1 Geografi serta lima, Fakultas Pertanian dengan 3 prodi yaitu S1 Peternakan, S1Agrobisnis dan S1 Budidaya perairan.

Pada tahun 2012, nama Fakultas IPA diubah menjadi Fakultas Sains dan Teknologi. Dalam kurun waktu 2014-2016 UM Go ketambahan 2 program studi yaitu profesi ners dan S1 Akuntansi.

Pada akhir tahun 2016, UM Gorontalo ketambahan 2 program studi baru yaitu Program studi S1 PGSD dan S1 Ilmu Hukum. Olehnya untuk mewadahi prodi baru ini telah kami bentuk Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Hukum.

Khusus untuk prodi PGSD menjadi Prodi PGSD kedua yang ada di provinsi Gorontalo selain yang telah exist di kampus UNG. Pada tahun 2017, UM Gorontalo ketambahan 2 program studi baru yaitu S1 Psikologi dan S1 Pariwisata. Kedua prodi ini menjadi prodi pertama dan satu-satunya di Provinsi Gorontalo.

Kampus mengusulkan 5 program studi baru yaitu: Program studi S1 PGPAUD, S1 Penjaskes, S1 Teknologi penangkapan ikan, S1 Pendidikan Agama Islam dan S1 Pendidikan Dokter.

Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama, surat izin operasional prodi-prodi baru ini akan segera terbit. Khusus untuk program studi pendidikan dokter telah diperjuangkan sejak 2014 bersama 3 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) lainnya yaitu UM Surabaya, UHAMKA dan UAD.

Izin operasional prodi pendidikan dokter 3 PTM tersebut sudah keluar. Mudah-mudahan S1 pendidikan dokter UM Go bisa mengikuti jejak 3 PTM sebelumnya. “Olehnya kami mohon dukungan PP Muhammadiyah dan pemda untuk bisa bersama memperjuangkan lahirnya Fakultas Kedokteran di UM Gorontalo,” ungkapnya

Sampai 2018 ini masih ada 2 program studi menunggu visitasi dalam rangka reakreditasi ke B yaitu S1 Peternakan dan D4 bidan pendidik. Tahun 2018 ada 2 prodi yaitu S1 Administrasi publik dan S1 Sastra Arab dipersiapkan reakreditasi ke A.

Dari 5 program studi baru, S1 akuntansi dipersiapkan akreditasi ke B. Perpustakaan UM Gorontalo pada tahun 2016 telah beroleh akreditasi B dari Perpustakaan Nasional RI. Ditargetkan sampai tahun akademik 2018/2019 reakreditasi program studi dapat dituntaskan dengan nilai minimal B.

Program studi yang sudah terakreditasi B, diprogramkan untuk reakreditasi ke A. Termasuk perpustakaan kampus direncanakan reakreditasi ke A.

Berdasarkan kepmenristekdikti tentang pemeringkatan terhadap 3244 perguruan tinggi seluruh Indonesia, maka peringkat UM Gorontalo mengalami peningkatan signifikan. Jika di tahun 2016 UM Gorontalo berada pada peringkat 749 dan kluster IV maka pada tahun 2017 naik pada peringkat 448 dan kluster III.

Menurut webometrics sebuah lembaga yang melakukan pemeringkatan perguruan tinggi dunia, maka di tahun 2017 ini UM Gorontalo berada pada peringkat 21.891 perguruan tinggi dunia.

Hanya 487 dari 3320 perguruan tinggi Indonesia yang masuk peringkat webometrics tersebut salah satunya UM Gorontalo. Hasil ini sangat membanggakan, karena di usia memasuki 1 dasawarsa, UM Gorontalo sudah masuk pemeringkatan nasional dan internasional.

Jumlah dosen terus meningkat seiring pertumbuhan jumlah mahasiswa. Dilihat dari kualifikasi, jabatan fungsional dan sertifikasi dosen menunjukkan trend peningkatan. Para dosen dituntut studi S2 dan S3 termasuk mengikuti diklat dan seminar profesi.

Sementara dosen yang melanjutkan studi ke sejumlah PT di regional Sulawesi yaitu UNG, Unsrat,UNM dan Unhas juga ke PT Nasional seperti UI, UGM, Unair, IPB, UNJ, dan Udinus. Di lingkup PTM, para dosen ada yang lanjut ke UHAMKA, studi S2 keperawatan di UM Jakarta dan S2 kebidanan di Univ Aisyiah Yogyakarta.

Di luar negeri, ada dosen yang studi di Selandia Baru dan Jepang. Dilihat dari kompetensi, semua dosen telah mengikuti pelatihan AA dan PEKERTI. Pada tahun 2017 Ada dua dosen mengikuti program magang yang dilaksanakan oleh kementerian riset dikti yaitu dosen FST magang di UGM dan dosen FKIP magang di Universitas Negeri Surabaya.

Pada 2018 satu orang dosen dari FKIP juga lolos Muhammadiyah School Preparation Program (MSPP) yang diselenggarakan Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah untuk persiapan studi S3 ke luar negeri.

Tahun 2018 kembali ada 2 dosen FST lolos program magang di IPB dan ITB. Para dosen UM Go juga aktif terlibat dalam organisasi profesi baik sebagai anggota maupun pengurus di level komisariat, daerah, wilayah bahkan nasional. (yahya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *