LLDIKTI IX Sulawesi Lepas Dua Pegawai Beralih Jadi Dosen dan Satu Memasuki Pensiun

WARTALLDIKTI9.COM – Pada penghujung tahun 2019, para dosen dan pegawai Kantor LLDIKTI IX Sulawesi, menggelar ramah tamah pelepasan tiga pegawai yang beralih status jadi dosen dan memasuki masa pensiun.

Acara pelepasan ini berlangsung di Aula Ridwan Saleh Mattayang Kantor LLDIKTI IX, Selasa (31/12/2019).

Pegawai yang dilepas itu, Muhammad Amir, SH,MH (Kabag Umum LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi dan Gorontalo) beralih status jadi Dosen Dipekerjakan LLDIKTI IX di Universitas Islam Makasaar.

Muliati Abbas SE M.Si, (Kasubag Hukum, Kepegawaian, dan Tatalaksana LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi), juga jadi dosen di fakultas STIE Tri Dharma Nusantara serta Ihwan memasuki masa pensiun.

Muhammad Amir pada sambutan pelepasan mengatakan, hidup ini laksana roda pedati, kadang berada di atas dan di bawah.

Saat ini dengan status dosen di ruangan ini ada teman yang juga Wakil Dekan Universitas Islam Makassar (UIM) , Pa Ma’rif, katanya.

Menjalani tugas di Kantor LLDIKTI IX selama 31 tahun dan diberi amanah jabatan, dalam menghadapi pimpinan PTS yang lebih tua menempatkan diri jadi adik, senantiasa menyesuaikan diri kapan jadi yunior, teman dan sahabat.

Semua dosen dilayani dengan baik dan tidak ada permasalahan dibawa pulang ke rumahnya.

Beda pendapat dengan pimpinan merupakan hal yang biasa, tetapi kalau sudah jadi kebijakan, samina wataana (dengar dan laksanakan), kata Amir.

Kepala LLDIKTI IX Sulawesi, Prof Dr Jasruddin M.Si pada sambutannya mengatakan, jangan pernah sesali perpisahan, karena perpisahan itu datang karena sebelumnya ada pertemuan.

Tidak ada perpisahan karena kebersamaan itu tetap terjalin. Bagi Puang Amir, akan tetap bersama karena ada ruangan baru Dosen LLDIKTI dan Puang Amir jadi kepala kantor.

” Bagi kampus yang dapat limpahan pegawai LLDIKTI, seperti UIM kemudian mencari, mana Bu Musdalifah, dapat dijadikan duta mengkomunikasikan urusan kampus dengan di LLDIKTI sekaligus jadi mata-mata LLDIKTI di kampus tempat mengajarnya.

Demikian halnya dengan Ibu Muliyati Abbas, dan bapak Ihwan, semoga dapat lebih sukses lagi menjalani kehidupan sehari-hari, katanya. (yahya).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *