Terbentuk Formatur Pengurus Ikatan Keluarga Pedoman Rakyat

WARTALLDIKTI9.COM, MAKASSAR.- Para wartawan dan karyawan Harian Pedoman Rakyat pada masanya, setiap 1 Maret menggelar temu kangen dan  reuni alumni koran yang mulai terbit 1 Maret 1947 dan berhenti terbit sejak September 2007.

Pada pertemuan reuni ini telah membentuk Ikatan Keluarga Pedoman Rakyat (IKA-PR). IKA-PR secara aklamasi menunjuk lima anggota formatur yang akan menyusun kepengurusan organisasi itu. Formatur itu yakni; Drs.Lakama Wiyaka, MM (Ketua Formatur) dengan anggota; James Wehantouw, Nadiyah, Muh Arafah, SH, MH, Jusmiah.

Pada 1 Maret 2020 bertepatan HUT ke-73 Harian Pedoman Rakyat, para wartawan dan karyawan surat kabar tua itu  di masanya ini kembali bertemu dan gelar reuni pada Ahad (1/3/2020) di Warkop Halu Km 21 Sudiang Makassar samping Kantor Polda Sulsel.

Tempat pelaksanaan reuni Warkop Halu, pengelolahnya adalah Haluddin Ma’waleda yang juga adalah wartawan Harian Pedoman Rakyat yang kemudian mengelola warung kopi di kota Makassar .

Prosesi reuni kali ini diawali dengan sambutan Drs.HL.Arumahi kesempatan itu mengatakan, reuni ini mempertemukan sesama wartawan dan karyawan untuk kembali mengenang masa-masa di kantor Pedoman Rakyat.

Pengalaman selama di Harian Pedoman Rakyat sangat berarti setelah berkarier di tempat lain dan masa kerja di kantor surat kabar ini tidak bisa terlupakan.

Darmansyah Muin pada sambutan singkat selaku panitia pertemuan mengatakan, sangat senang dan bahagia kembali berjumpa dengan sesama wartawan Pedoman Rakyat di masa yang lalu.

Pertemuan rutin tahunan ini akan terus dilakukan karena menjadi wadah untuk saling mendengarkan kabar dan info dari sesama teman yang pernah bergabung di koran tua ini.

Hal sama juga dikemukakan James Wehantouw selaku pemotivasi terlaksanaksanyan kegiatan reuni tahun 2020, dia katakan pertemuan dan reuni kali ini menjadi momen untuk merawat dan menjalin tali silaturrahmi sesama para wartawan.

Wakil Rektor I Universitas Bosowa Makassar, Dr.H.Mas’ud Muhammadiyah, M.Si, mengatakan, setiap kali digelar reuni alumni Pedoman Rakyat senantiasa hadir karena lewat momen itu akan bertemu dengan mitra kerja di perusahaan surat kabar tertua pada masa itu.

Selain itu pengalaman hidup dan keterampilan yang diperoleh selama menjadi wartawan di masa lalu, sangat membantu dan menentukan ketika memilih karier jadi dosen di perguruan tinggi swasta, tandas doktor pendidikan Bahasa Indonesia PPs-UNM ini.

Reuni kali ini  cukup banyak dihadiri para wartawan dan karyawan di masanya, HM Dahlan Abubakar (mantan Pemred, pensiunan dosen Unhas), Anwar Lakasi (pengacara), Lakama Wiyaka (mantan Anggota DPRD Sulsel), H Laode Arumahi (mantan Pemred, Ketua Bawaslu Sulsel), Ardhy Basir (pernah menjabat direktur di Pedoman Rakyat).

Dr Mas’ud Muhammadiyah (Wakil Rektor II Universitas Bosowa Makassar), Dr Mohammad Yahya Mustafa (dosen Fisipol Unismuh Makassar), Dr Muslimin (dosen Politeknik Negeri Ujung Pandang), James Wehantouw (pengusaha), Darmansyah Muin (pengusaha / kontraktor), Kombes Pol Siswa (perwira Polda Sulsel), Drs.asnawin Aminuddin  (Pengelola Portal Pedoman Karya).

Juga hadir Nadiyah (pegawai Dinas Sosial Provinsi Sulsel), Manaf Rahman, Mahyudin, Manaf Rachman, Khairil, Muhammad Arafah (sekarang wartawan harian Ujungpandang Ekspres), Haluddin Ma’waleda, Alfian Ali Nompo, Ratna, Darwis Kusi, Muhammad Rusli Kadir, Aji Taruna (fotografer), Yusman (fotogrrafer), Najmi Limonu, Hafsah Maharani, dan Jusniah. (ila/yahya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *