Terkait SK DO Mahasiswa, Ombudsman RI Tidak Temukan Malladministrasi di STMIK AKBA

WARTALLDIKTI9.COM, MAKASSAR. – STMIK AKBA sebagai salah satu perguruan tinggi berbasis IT di kota makassar telah menunjukkan kredibilitas dan profesionalisme dalam menerapkan aturan dan sanksi akademik maupun non akademik demi tercapai suasana pendidikan yang kondusif sesuai visi dan misi perguruan tinggi.

Hal tersebut dibuktikan dengan keluarnya laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) Nomor registrasi : 0020/LM/I/2020/MKS tertanggal 6 April 2020 dilakukan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan

Terkait pelaporan oleh masyarakat mengenai dugaan malladministrasi dalam bentuk penyalahgunaan wewenang oleh ketua dan jajarannya terhadap pemberhentian atau Drop Out (DO) terhadap 11 mahasiswa.

Berdasarkan LAHP tersebut, maka laporan terhadap STMIK AKBA terkait dugaan malladministrasi dinyatakan ditutup sesuai pasal 28 ayat (1) huruf b dan pasal 28 ayat (2) huruf b peraturan Ombudsman RI Nomor 26 tahun 2017.

Sebelumnya, Ketua STMIK AKBA telah mengeluarkan Surat keputusan pemberhentian atau Drop out (DO) terhadap 11 mahasiswa akibat pelanggaran yang dilakukan oleh mahasiswa STMIK AKBA.

Hal itu memicu reaksi masyarakat dengan melaporkan tindakan tersebut kepada LLDIKTI wilayah IX, DPRD Provinsi Sulsel dan Ombudsman RI perwakilan Sulawesi selatan.

Ketua STMIK AKBA Dr. Askar Taliang, M.Si menuturkan, mekanisme yang dilakukan oleh STMIK AKBA sudah berjalan sesuai prosedur yang berlaku terhadap penerbitan Surat Keputusan pemberhentian tersebut dan telah disampaikan pada pertemuan dengan pihak LLDIKTI Wilayah IX dan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. (yahya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *