Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia Kesdam XIV/Hasanuddin Gelar Workshop Pengembangan Instrumen dan Evaluasi Pembelajaran

WARTALLDIKTI9.COM,MAKASSAR.— Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia Kesdam XIV/Hasanuddin (IIK Pelamonia Kesdam XIV/Hsn) Makassar menggelar Workshop Pengembangan Instrumen dan Evaluasi Pembelajaran selama tiga hari mulai Kamis-Sabtu, 27-29 Mei 2021.

Demikian ditegaskan Rektor IIK Pelamonia Kesdam XIV/Hsn Mayor Ckm (K) Dr. Ruqaiyah., S.ST., M.Kes., M.Keb, kepada media, Kamis (27/5/2021).

Dijelaskan, kegiatan ini terlaksana berkat dukungan dari United Nation Population Fund (UNFPA) pada program Center Of Excellence Pendidikan Kebidanan Indonesia yang terselenggara kerja sama UNFPA, Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kementerian Republik Indonesia (PPSDM Kemenkes RI).

Peserta workshop ini diikuti seluruh dosen di IIK Pelamonia Kesdam XIV/Hsn sejumlah 70 orang. Tujuan kegiatan ini sebagai upaya dalam meningkatkan kemampuan dosen untuk mengembangkan instrumen evaluasi pembelajaran.

Selain itu mendorong dosen IIK Pelamonia Kesdam XIV/Hsn mempersiapkan pembelajaran dengan mengacu kepada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti), dengan tujuan akhir akan berdampak kepada mutu lulusan yang kompeten dan memiliki kompetensi yang unggul, katanya.

Kegiatan ini mewujudkan amanah Permendikbud No. 3 Tahun 2020, bahwa salah satu cara mengukur keberhasilan pembelajaran adalah melalui penilaian pembelajaran. Penilaian pembelajaran ini merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dari sebuah kegiatan pembelajaran, tandasnya.

Pada Permendikbud No. 3 Tahun 2020, juga disebutkan, standar penilaian pembelajaran merupakan kriteria minimal tentang penilaian proses dan hasil belajar mahasiswa dalam rangka pemenuhan capaian pembelajaran lulusan.

Penilaian proses dan hasil belajar yang dimaksud mencakup prinsip penilaian, teknik dan instrumen penilaian, mekanisme dan prosedur penilaian, pelaksanaan penilaian dan kelulusan mahasiswamahasiswa, katanya.

Riznawaty Imma Arytanty, PhD, selaku wakil dari UNFPA Reproductive Health Program Specialist menjelaskan bahwa workshop ini merupakan kegiatan lanjutan dari Program CoE yang telah terlaksana.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dari UNFPA dan Pemerintah Canada kepada program studi Diploma III Kebidanan IIK Pelamonia Kesdam XIV/Hsn, guna meningkatkan mutu, pengetahuan dan kualitas dosen sehingga diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang dapat memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam memberikan pelayanan kebidanan pada situasi krisis Kesehatan.

Ketua Asosiasi Pendidikan Kebidanan Indonesia, Dra Jumiarni Ilyas M.Kes, sekaligus selaku pemateri menyampaikan apresiasi kepada Prodi D-III Kebidanan IIK Pelamonia Kesdam XIV/Hsn.

Dia juga berharap selain pendampingan dari program CoE diinisiasi oleh UNFPA bekerjasama dengan PPSDM Kemenkes RI, Prodi D-III Kebidanan IIK Pelamonia juga diharapkan melaksanakan kegiatan secara mandiri untuk mempercepat terealisasinya Prodi D-III Kebidanan Pelamonia IIK Pelamonia Kesdam XIV/Hsn sebagai CoE Pendidikan Kebidanan Indonesia khususnya di wilayah Indonesia bagian tengah.

Kakesdam XIV/Hsn, Kolonel Ckm dr. Azhari Ramdani dalam sambutan acara pembukaan workshop menjelaskan, Kakesdam XIV/Hsn sangat mengapresiasi kegiatan penguatan dosen di IIK Pelamonia Kesdam XIV/Hsn.

Dia berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan dalam upaya peningkatan kemampuan dosen dan pada akhirnya dapat meningkatkan kompetensi para lulusan di IIK Pelamonia Kesdam XIV/Hsn.

Selain itu Kakesdam XIV/Hsn mengucapkan terima kasih kepada UNFPA, PPSDM Kemenkes RI, Global Affairs Canada (GAC), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Asosiasi Pendidikan Kebidanan Indonesia (AIPKIND) atas pendampingannya kepada Prodi D-III Kebidanan Pelamonia IIK Pelamonia Kesdam XIV/Hsn.

Kakesdam berharap program ini terus berlanjut dan dapat menyentuh semua Prodi yang ada di IIK Pelamonia Kesdam XIV/Hsn.

Hadir sebagai narasumber pada workshop ini adalah dr. Liliana Sugiharto (Evaluator Kemenristekdikti), Ibu Dra Jumiarni Ilyas M.Kes (Ketua AIPKIND Pusat), Dwi Izzati Budiono, S.Keb, Bd, M.Sc, (Dosen Prodi S1 Bidan Universitas Airlangga Surabaya), yang akan memandu jalannya workshop ini.

Demikian rilis yang di terima dari Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia Kesdam XIV/Hasanuddin. (yahya).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *