Kita Harus Belajar Terus-Menerus dan Siap Menerima Kritik

WARTALLDIKTI9.COM – Kita seharusnya tidak berhenti belajar. Kita harus belajar terus-menerus, sebagaimana ajaran Nabi Muhammad SAW. Konsep Long Life Education merupakan nilai yang telah lama ditanamkan Rasulullah.

Pesan akademik itu disampaikan Rektor UNM, Prof.Dr.H.Husain Syam,M.TP. ketika memberi sambutan pada acara Ramah Tamah Alumni Program Doktor (S-3) dan Magister (S-2) di Hotel Claro Makassar, 27 Maret 2019.

Penyelesaian studi di PPs UNM membutuhkan waktu dan perjuangan berat. Sebab, mahasiswa perlu ketahanan mental. Dosen biasa sengaja mengabaikan mahasiswa demi menguji mental.

“Saya sering memerankan karakter keras saat menguji mahasiswa, tapi saya tidak keras dalam memberi nilai. Saya ingin agar mahasiswa dapat menangkap pesan bahwa menjadi doktor dan magister tidak boleh sombong,” tegas Guru Besar Teknologi Pertanian.

Mantan Dekan FT dua periode mengajak kepada para dekan untuk mengembangkan prodi baru di PPs UNM. Prodi S-2 yang banyak memiliki kekhususan harus dibuatkan prodi baru sehingga jumlah mahasiswa semakin banyak.

Alumni Doktor IPB ini menyarankan agar semua unit dan pimpinan mau terbuka menerima kritik. Pimpinan harus bijak dalam menerima saran dan kritik agar dapat membenahi kekurangan. Alumni yang dapat merasakan kekurangan layanan.

Prof.Dr.Hamsu Abdul Gani,M.Pd. dalam kata pengantarnya melaporkan jumlah alumni wisuda periode Maret 2019 sejumlah 209 dengan rincian lulusan Doktor sebanyak 13 orang dan Magister sebanyak 194 orang.

Guru Besar Teknologi Pembelajaran juga menyampaikan beberapa inovasi sistem perkuliahan di PPs mengalami perubahan. PPs akan terus berbenah demi peningkatan mutu akademik.

Acara Ramah Tamah Alumni PPs dihadiri para wakil rektor, para dekan, para ketua lembaga, kepala biro, para asisten direktur, para ketua prodi, dosen, dan staf. (ma’ruf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *