STKIP YPUP Makassar Menggelar Seminar Hasil KKLP

WARTALLDIKTI9.COM – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Yayasan Pendidikan Ujung Pandang (STKIP YPUP) Makassar menggelar seminar hasil program KKLP (30/3/2019).

Sekitar 850 peserta yang mengikuti kegiatan ini begitu antusias memaparkan program kerja mereka yang telah dilaksanakan selama kurang lebh 2 bulan lamanya. Adapun yang mengikuti kegiatan ini adalah mahasiswa semester akhir di STKIP YPUP yang terdiri dari 3 prodi yaitu prodi pendidikan matematika, prodi bahasa inggris dan prodi penjaskesrek.

Menurut ketua panitia Dr. Antonius Ali wutun ,S.Pd. M.Pd. sekaligus Ketua LPPM STKIP YPUP bahwa kegiatan ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Untuk program pelaksanaan KKLP tahun ini angkatan 58 cukup berhasil, karena dari hasil pemaparan program kerja mahasiswa hampir 90 % terlaksana, walaupun pasti masih ada kendala yang dihadapi di masyarakat, khususnya dalam sosialisasi KKLP dan kegiatannya terdiri dari bidang pendidikan, bidang keagamaan dan lingkungan, tandas alumni S3 Unhas ini.

Kegiatan ini dibuka oleh Ketua STKIP YPUP dalam hal ini diwakili oleh Wakil Ketua 1 Bidang Akademik Dr. Ramlan Mahmud, M.Pd.

“Saya sangat bersyukur akhirnya kurang lebih 2 bulan lamanya ber KKLP adik-adik mahasiswa bisa kembali lagi dengan sehat, ini merupakan anugerah dan  kegiatan rutin setiap semester akhir sebagai kegiatan wajib yang harus dilulusi mahasiswa sebelum mencapai gelar sarjana”, ujarnya.

Kegiatan Seminar ini dihadiri oleh Seluruh civitas akademika STKIP YPUP dan tim dosen pembimbing dan tim supervisi. Diantaranya Wakil Ketua III  Bidang Kemahasiswaan Muhammad Nurhusain, S.Pd. M.Pd, Kaprodi matematika Ir. ruslan B, M.Pd Sekretaris Jurusan Penjaskesrek Ikadarny, S.Pd.M.Pd SekretarisPprodi Pendidikan Bahasa inggris, Andi Khaerati Alimuddin ,S.Pd. M.Pd.

Turut hadir, Ketua Yayasan Pendidikan Ujung Pandang  ir. Agus Rahim, M.Si. sangat mengapresiasi hasil dari KKLP. Perlu diketahui bahwa program KKLP pada hakekatnya sama seperti KKN dan merupakan kewajiban bagi setiap mahasiswa di perguruan tinggi. Perbedaannya terletak pada harmoni kegiatannya.

Dari hasil beberapa pemamaparan mahasiswa, kegiatan pendidikan diantaranya membimbing privat, mengajarkan matematika, melatih permainan olahraraga bola volli dan les bahasa inggris.

Sedangkan di bidang keagamaan diataranya membersihkan masjid dan gereja, mengadakan lomba festival anak soleh, membuat papan nama desa. Di bidang lingkungan, memersihkan pekarangan desa, membuat penyuluhan lingkungan, mengadakan penyuluhan bebas narkoba dsb. (Ramlan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *