Rektor Unismuh Makassar Usulkan Kenaikan Gaji Dosen dan Karyawan 20 Persen

WARTALLDIKTI9.COM – BULUKUMBA, Ini sebuah kabar baik sekaligus  patut untuk disyukuri bagi peserta Raker 2019 Unismuh Makassar tahun anggaran 2019-2020 di Hotel Same Resort Bira, Bulukumba,  Ahad 18 Agustus 2019.

Rektor Unismuh Makassar, Prof Dr H Abdul Rahman Rahim, SE,MM,  saat memberikan sambutan diacara pembukaan, menyampaikan bahwa tahun anggaran 2019-2020 telah mengusulkan adanya peningkatan kesejahteraan bagi dosen dan karyawan  sebesar 10 – 20 persen.

Pengusulan kenaikan kesejahteraan bagi dosen dan karyawan  tahun ini  juga seiring dengan adanya kenaikan  pendapatan dari sejumlah unit bisnis yang dikembangkan  Unismuh  selama ini.

“Saya berharap dengan kenaikan kesejahteraan dosen maupun karyawan kinerja mereka semakin lebih meningkat,”harapnya.

Salah satu unit usaha yang disebutkan rektor  yang dianggap  berhasil  adalah  PT SPI. Ini salah satu unit usaha Unismuh yang bergerak dibidang pengembangan jagung unggul  yang mengalami peningkatan pendapatan dari Rp 2 M yang ditargetkan terealisasi Rp 4 M lebih artinya ada peningkatan  hingga 200 persen dari yang ditargetkan.

“Saya berharap unit-unit  usaha  lainnya  yang dikembangkan Unismuh Makassar  bisa mengalami peningkatan hingga 100 persen,”harap rektor.

Terkait dengan tema rapat kerja tahun anggaran 2019-2020, yakni Penguatan Akademik Menuju Unismuh Terakreditasi Unggul’, Prof Rahman Rahim,  mengatakan, sekarang ini Universitas Muhammadiyah Makassar terus menerus berbenah diri untuk meningkatkan kualitasnya.

Kualitas yang dibangun ini sebut Rahman Rahim perlu didukung oleh sumber daya manusia yang unggul, baik itu dosen maupun karyawan  dari berbagai aspek serta sarana dan prasarana yang lebih memadai.

Tuntutan untuk  terus menerus mendorong  peningkatan  kualitas dosen maupun karyawan itu terus dilakukan. Maka untuk mendorong itu  salah satunya diperlukan adanya peningkatan kesejahteraan.(ulla-yahya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *