Temu Tokoh Inspiratif Baznas UMI Hadirkan Pemilik Rumah Produksi Cokelat Makalate

Laporan : Wafia Mustamin
Mahasiswa Komunikasi UMI Makassar

WARTALLDIKTI9.COM – Program Temu Tokoh Inspiratif oleh mahasiswa cendekia Baznas Universitas Muslim Indonesia (UMI) berlangsung di ruang senat Wakil Rektor 3 UMI, Minggu (01/12/2019).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Menjawab Tantangan Zaman 4.0 Dengan Jiwa Muda Millenial”.

Temu tokoh ini menghadirkan Hariati, pemilik usaha Rumah Produksi Cokelat Makalate (Makassar Cokelat).

Kepada media, Minggu (1/12/2019) Hariati menuturkan bahwa usaha yang dirintis bersama adiknya sejak tahun 2008 tersebut tidak serta merta langsung berhasil.

Dalam kurun waktu 11 tahun ia dan adiknya mengalami proses yang sangat panjang dan jatuh bangun. Mulai dari minimnya modal hingga keterbatasan alat dan tenaga kerja.

Bermodalkan uang dua puluh lima ribu rupiah, ia dan adiknya berhasil merintis usaha cokelat hingga menjadi dikenal banyak orang sampai ke luar daerah seperti Manado, Kendari hingga ke Kalimantan yang banyak dijadikan sebagai oleh-oleh Makassar bagi pendatang., tandasnya.

“Modal kecil tidak boleh dijadikan hambatan, karena memulai usaha itu harus didasari kemauan serta niat, namun tentu saja hal paling penting adalah aksi.” Ucap Hariati

Usaha Makalate yang di awal berdiri hanya mampu memesan 1 kg cokelat, namun semakin berkembang hingga kini sudah sampai 1 ton cokelat perbulannya.

Berwirausaha menurut Hariati tidak hanya membawa keuntungan bagi dirinya namun juga sebagai peluang kerja bagi orang sekitar guna memberi manfaat dan mengurangi angka pengangguran.

“Mahasiswa sekarang harusnya bisa berpikiran terbuka untuk memulai usaha sendiri, tidak melulu harus terpaku pada pekerjaan sebagai karyawan semata, karena peluang ada dimana-mana tinggal kita yang harus jeli melihatnya.” Ungkap Hariati

Hariati pun mengatakan bahwa rumah produksi cokelatnya yang beralamat di Jl. Kelapa Tiga Rappocini Makassar, terbuka untuk pihak manapun yang ingin berkunjung dan belajar mengenai proses pengerjaan usahanya.

Program temu tokoh Basnaz ini berlangsung selama dua jam dihadiri oleh mahasiswa penerima cendekia Baznas dan perwakilan WR III Universitas Muslim Indonesia yang membuka acara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *